Inovasi Integrasi INA-CBGs untuk Rumah Sakit dan Klinik

A

Agnes Irina

Penulis

calendar_today5 Jan 2026
schedule2 min read

Inovasi Integrasi INA-CBGs: Menyederhanakan Klaim BPJS untuk Rumah Sakit dan Klinik

Kata kunci utama: INA-CBGs, klaim BPJS rumah sakit, sistem informasi kesehatan, digitalisasi klinik

Dalam upaya meningkatkan efisiensi administrasi layanan kesehatan, terutama dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), teknologi informasi memainkan peran krusial. Salah satu tantangan utama rumah sakit dan klinik adalah proses klaim BPJS yang kompleks. Di sinilah peran integrasi sistem INA-CBGs menjadi vital. Dengan sistem ini, proses pengajuan klaim bisa dilakukan secara cepat, otomatis, dan minim kesalahan. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai 5W1H dari integrasi INA-CBGs serta bagaimana Periksa.id dapat membantu fasilitas kesehatan mengimplementasikan sistem ini secara optimal.

Apa itu INA-CBGs?

INA-CBGs (Indonesia Case-Based Groups) adalah sistem pembayaran klaim BPJS berdasarkan kelompok penyakit dan tindakan medis tertentu. Sistem ini menggantikan metode fee-for-service dan mendorong efisiensi pelayanan serta transparansi biaya di rumah sakit. Dengan INA-CBGs, setiap kasus rawat inap atau tindakan medis akan diklasifikasikan ke dalam kelompok dengan nilai tarif tertentu yang sudah ditentukan pemerintah.

Siapa yang menggunakan sistem ini?

Sistem ini digunakan oleh semua fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta yang melayani pasien BPJS. Tenaga medis, petugas klaim, bagian rekam medis, dan manajemen keuangan rumah sakit adalah pihak-pihak utama yang terlibat dalam penerapan sistem ini.

Kapan integrasi sistem informasi dengan INA-CBGs menjadi penting?

Sejak diberlakukannya JKN oleh BPJS Kesehatan, integrasi menjadi penting untuk mengurangi beban kerja manual dan mempercepat proses validasi klaim. Dengan semakin tingginya volume pasien BPJS, terutama pasca pandemi, kebutuhan terhadap sistem terintegrasi semakin mendesak.

Di mana sistem ini diterapkan?

Integrasi sistem INA-CBGs diterapkan di seluruh lini yang berkaitan dengan pelayanan pasien BPJS. Mulai dari bagian pendaftaran, rawat inap, rekam medis, hingga keuangan dan billing. Sistem ini terhubung langsung ke aplikasi verifikasi dari BPJS seperti VClaim dan SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit).

Mengapa integrasi sistem INA-CBGs sangat penting?

Tanpa integrasi, proses klaim bisa memakan waktu berhari-hari, rentan kesalahan input data, dan berisiko penolakan oleh BPJS. Integrasi membantu mempercepat input data, memastikan kesesuaian kode diagnosis dan tindakan, serta menghasilkan berkas klaim yang rapi dan siap diverifikasi. Efisiensi ini juga berdampak langsung pada arus kas rumah sakit dan kepuasan pasien.

Bagaimana cara rumah sakit dan klinik memulai integrasi ini?

Langkah pertama adalah memastikan sistem informasi yang digunakan sudah kompatibel dengan format dan regulasi BPJS. Periksa.id menyediakan solusi terintegrasi yang sudah mendukung INA-CBGs dan VClaim BPJS. Dengan fitur input diagnosis ICD-10, mapping otomatis kode tindakan, serta dashboard pelacakan status klaim, Periksa.id mempermudah rumah sakit dan klinik dalam menjalankan proses klaim secara digital dan aman.

Tags:

Tetap update dengan Health Tech

Bergabung dengan 15,000+ profesional kesehatan yang mendapat insight mingguan dari periksa.id.

Kami menjaga privasi data Anda sesuai kebijakan privasi kami.