Kuku Copot Bisa Terjadi pada Siapa Saja! Yuk, Cari Tahu Penyebab dan Cara Aman Menanganinya

A

Agnes Irina

Penulis

calendar_today27 Jan 2026
schedule3 min read

Kuku memang sering dianggap sebagai bagian kecil dari tubuh, tetapi perannya cukup penting dalam melindungi ujung jari dan menunjang aktivitas sehari-hari. Karena itu, ketika kuku tiba-tiba copot, banyak orang langsung merasa panik, takut, bahkan khawatir akan dampak kesehatannya. Selain menimbulkan rasa nyeri, kondisi ini juga dapat mengganggu penampilan dan membuat aktivitas sehari-hari terasa tidak nyaman.

Kuku copot atau terlepas dari dasar kulit dapat terjadi pada siapa saja, tanpa memandang usia. Kondisi ini bisa muncul akibat cedera, infeksi, maupun masalah kesehatan tertentu. Meski terlihat mengkhawatirkan, kuku copot sebenarnya dapat ditangani dengan aman jika penyebabnya diketahui dan langkah penanganan dilakukan dengan tepat sejak awal. Pemahaman yang baik sangat penting untuk mencegah infeksi dan membantu proses pemulihan berjalan lebih optimal.

Ada berbagai faktor yang dapat membuat kuku copot, seperti berikut ini..

  • 1. Cedera atau benturan pada jari

Cedera merupakan penyebab paling umum kuku copot. Jari yang terjepit pintu, terbentur benda keras, atau tertimpa barang berat dapat merusak jaringan di bawah kuku. Benturan tersebut membuat kuku kehilangan daya lekatnya, sehingga terlepas sebagian atau bahkan seluruhnya. Pada kondisi ini, kuku biasanya disertai rasa nyeri dan terkadang perdarahan.

  • 2. Infeksi jamur atau bakteri

Infeksi pada kuku dapat melemahkan struktur kuku secara perlahan. Jamur kuku sering menyebabkan perubahan warna, penebalan, serta kuku menjadi rapuh dan mudah terangkat dari dasar kulit. Sementara itu, infeksi bakteri dapat menimbulkan peradangan, nyeri, dan pembengkakan yang membuat kuku lebih mudah copot jika tidak segera ditangani.

  • 3. Penyakit kulit tertentu

Beberapa penyakit kulit, seperti psoriasis atau eksim, juga dapat memengaruhi kesehatan kuku. Pada kondisi ini, kuku bisa mengalami perubahan bentuk, permukaan menjadi tidak rata, hingga terangkat dari dasar kulit. Jika penyakit kulit tidak terkontrol dengan baik, risiko kuku copot akan semakin meningkat.

  • 4.Paparan bahan kimia berlebihan

Kebiasaan sering terpapar bahan kimia keras, seperti deterjen atau cairan pembersih tanpa menggunakan sarung tangan, dapat membuat kuku menjadi kering dan rapuh. Selain itu, penggunaan kuku palsu, lem kuku, atau cat kuku secara berlebihan juga dapat melemahkan kuku dan membuatnya lebih mudah terlepas.

  • 5.Kondisi kesehatan dan kekurangan nutrisi

Masalah kesehatan tertentu, seperti gangguan sirkulasi darah, diabetes, atau kekurangan nutrisi, dapat memengaruhi pertumbuhan dan kekuatan kuku. Kekurangan zat besi, protein, atau vitamin tertentu membuat kuku menjadi lebih tipis dan mudah rusak, sehingga lebih rentan copot.

Namun, tenang saja. Ada beberapa langkah aman yang bisa dilakukan untuk menanganinya agar risiko infeksi dapat diminimalkan.

  • 1. Membersihkan area kuku dengan air mengalir dan sabun lembut

  • 2. Menekan perlahan jika terjadi perdarahan

  • 3. Menutup area kuku dengan kasa atau perban bersih

  • 4. Tidak menarik kuku yang masih menempel

  • 5. Menggunakan salep sesuai anjuran tenaga medis

  • Segera berkonsultasi ke dokter jika nyeri hebat atau muncul tanda infeksi

Kuku copot memang dapat menimbulkan rasa khawatir, tetapi kondisi ini tidak selalu berbahaya jika ditangani dengan benar. Mengenali penyebabnya akan membantu kita lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan yang tepat di kemudian hari. Penanganan awal yang baik sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan.

Menjaga kesehatan kuku sama pentingnya dengan merawat bagian tubuh lainnya. Kebiasaan menjaga kebersihan, melindungi tangan dari cedera, serta memenuhi kebutuhan nutrisi dapat membantu menjaga kuku tetap kuat dan sehat.

Jika mengalami kuku copot, tidak perlu panik berlebihan. Lakukan pertolongan pertama dengan tepat dan jangan ragu mencari bantuan medis bila diperlukan. Dengan penanganan yang benar, kuku dapat tumbuh kembali dan aktivitas sehari-hari pun bisa berjalan dengan lebih nyaman.


Keywords: Kuku, Kuku copot, Penyebab kuku copot, Cara menangani kuku copot, Cedera kuku, Infeksi kuku, Kesehatan kuku, Kuku rusak, Cara aman menangani kuku copot, Pertolongan pertama kuku copot, Pemulihan kuku copot.

Tags:

Tetap update dengan Health Tech

Bergabung dengan 15,000+ profesional kesehatan yang mendapat insight mingguan dari periksa.id.

Kami menjaga privasi data Anda sesuai kebijakan privasi kami.